TUGAS MODUL 11
1,Jelaskan apa yang
anda ketahui mengenai air, bagaimana hubungannya peradaban manusia?
Jawab: Air adalah
zat kimia
yang penting bagi semua bentuk kehidupan yang diketahui sampai saat ini di
bumi, tetapi tidak di planet lain. Air menutupi hampir 71% permukaan bumi.
Terdapat 1,4 triliun kilometer
kubik (330 juta mil³) tersedia di bumi. Air sebagian besar terdapat di laut
(air asin)
dan pada lapisan-lapisan es (di kutub dan puncak-puncak gunung), akan tetapi
juga dapat hadir sebagai awan, hujan,
sungai,
muka air tawar,
danau,
uap air,
dan lautan es. Air
adalah substansi kimia dengan rumus kimia H2O:
satu molekul
air tersusun atas dua atom hidrogen
yang terikat secara kovalen
pada satu atom oksigen. sering
disebut sebagai pelarut universal karena air melarutkan banyak zat kimia.
Air berada dalam kesetimbangan dinamis antara fase cair dan
padat
di bawah tekanan dan temperatur standar.
Peradaban
manusia berjaya mengikuti sumber air. Mesopotamia
yang disebut sebagai awal peradaban berada di antara sungai Tigris dan Euphrates. Peradaban Mesir Kuno bergantung pada sungai Nil. Pusat-pusat manusia yang besar seperti Rotterdam, London, Montreal, Paris, New York City, Shanghai,
Tokyo, Chicago,
dan Hong Kong mendapatkan kejayaannya sebagian dikarenakan adanya
kemudahan akses melalui perairan.
2,Berikan penjelasan
mengenai pencemaran air !
Jawab:
Pencemaran air adalah penyimpangan
sifat-sifat air dari dari keadaan normal,bukan dari kemurniannya. .Air yang
tersebar di alam tidak pernah terdapat dalam bentuk murni, tetapi bukan berarti
semua air sudah terpolusi.Sebagai contoh,meskipun di daerah pegunungan atau
hutan yang terpencil dengan udara yang bersih dan bebas dari polusi,air hujan
selalu mengandung bahan-bahan terlarut seperti CO2,O2 dan
N2,serta bahan-bahan tersuspensi seperti debu dan partikel-partikel
lainnya yang terbawa dari atmosfer.
3,Apakah air yang
kita minum sehari-hari merupakan air murni ?
Jawab:
Air minum pun bukan merupakan air murni. Meskipun
bahan-bahan tersuspensi dan bakteri mungkin telah dihilangkan dari air
tersebut, tetapi air minum mungkin masih mengandung komponen-komponen terlarut.
Bahkan air murni sebenarnya tidak enak diminum karena beberapa bahan yang
terlarut mungkin memberikan rasa yang spesifik terhadap air minum.
4,Jelaskan
pengelompokan mengenai bahan pencemar (polutan) !
Jawab: polutan air dapat
dikelompokkan atas 9 grup berdasarkan perbedaan sifat-sifatnya sebagai berikut:
1.
Padatan
2.
Bahan buangan yang
membutuhkan oksigen (oxygen-demanding wastes)
3.
Mikroorganisme
4.
Komponen organik
sintetik
5.
Nutrien tanaman
6.
Minyak
7.
Senyawa anorganik dan
mineral
8.
Bahan radioaktif
9.
Panas
5,Jelaskan mengenai
sifat-sifat air tercemar !
Jawab: Untuk mengetahui apakah
suatu air terpolusi atau tidak, diperlukan pengujian untuk menentukan
sifat-sifat air sehingga dapat diketahui apakah terjadi penyimpangan dari
batasan-batasan polusi air. Sifat-sifat air yang umum diuji dan dapat digunakan
untuk menentukan tingkat polusi air misalnya:
1.
Nilai pH, keasaman dan
alkalinitas
2.
Suhu
3.
Warna, bau dan rasa
4.
Jumlah padatan
5.
Nilai BOD/COD
6.
Pencemaran
mikroorganisme patogen
7.
Kandungan minyak
8.
Kandungan logam berat
9.
Kandungan bahan
radioaktif
6,Apa yang dimaksud
dengan biochemical oxygen demand (BOD) dan cjemical oxygen demand?
Jawab: Biochemical Oxygen Demand (BOD) menunjukkan jumlah
oksigen terlarut yang dibutuhkan oleh organisme hidup untuk memecahkan atau
mengoksidasi bahan-bahan buangan di dalam air. Jadi nilai BOD tidak menunjukan
jumlah bahan organik yang sebenarnya, tetapi hanya mengukur secara relatif
jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan buangan tersebut.
Chemical Oxygen Demand (COD) Untuk
mengetahui jumlah organik di dalam air dapat dilakukan suatu uji yang lebih
cepat dari pada uji BOD, yaitu berdasarkan reaksi kimia dari suatu bahan
oksidan. Uji tersebut disebut uji COD (chemical oxygen demand), yaitu suatu uji
yang menentukan jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bahan oksidan, misalnya
kalium dikhromat , untuk mengoksidasi bahan-bahan organik yang terdapat di
dalam air.
7,Jelaskan mengenai
pengaruh logam berat yang terkandung dalam air dan pengaruhnya terhadap
lingkungan !
Jawab: Penggunaan
logam-logam berat dalam berbagai
keperluan sehari-hari berarti telah secara langsung maupun tidak langsung,
sengaja maupun tidak sengaja, telah mencemari lingkungan. Beberapa logam berat
tersebut ternyata telah mencemari lingkungan melebihi batas yang berbahaya bagi
kehidupan lingkungan. Logam-logam berat yang berbahaya dan sering mencemari
lingkungan terutama adalah merkuri (Hg), timbal (Pb), arsenik (As), Kadmium
(Cd), Khromium (Cr) dan Nikel (Ni). Logam-logam tersebut diketahui dapat
mengumpul di dalam tubuh suatu organisme, dan tetap tinggal dalam tubuh dalam
jangka waktu lama sebagai racun yang terakumulasi.
8,Pelajari kasus 1
“Pelayanan Air Minum Jakarta dan Pencemaran Air”. Berikan pendapat anda !
Jawab: kelangkahan air
bersih tengah berlangsung di sejumlah tempat di Indonesia,terutama di pulau
jawa.kelangkahan air terjadi karena kerusakan lingungan hidup,pencemaran dan
tidak meratanya akses terhadap air bersih. sementara mengenai tingkat layanan, warga menganggap kualitas air minum
setelah privatisasi tetap keruh dan berbau tidak sedap. Rumah yang berada di
pinggir jalan besar bisa mendapat air dengan lancar, sementara rumah di tengah
perkampungan airnya sering mati.distribusi air yang tidak merata akibat kecilnya
tekanan air. Pemerintah harusnya mengkaji
ulang bagaimana kinerja PAM jaya dalam mengatasi pendistribusian dan
kebocoran serta kualitas air itu sendiri. Jika ditemukan hal-hal yang tidak
sesuai pemerintah mestinya mempunyai
sangsi tegas bahkan mengganti perusahan air minum tersebut dengan perusahaan
lain yg mempunyai aspek-aspek dalam kualitas dan perawatan pelayanan air minum.
Dari faktor masyarakat harusnya berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan
tidak menyalahgunakan pipa air untuk kepentingan pribadinya sehingga kualitas
air bisa terjaga.
9,Begitu pula untuk
kasus 2 “Pencemaran Citarum di Fase Terberat”, bagaimana opini anda ?
Jawab: Berdasarkan
data Volume sampah yang mencemari sungai sekitar 70%, kemudian industri 16%,
pertanian 2 % dan sisanya adalah peternakan. Presentasi pencemaran paling besar yaitu dari sampah. Pemerintah sampai kini masih terbatas pada
pendekatan reaktif atau yang biasa disebut sebagai sistem ‘atur dan diawasi’.
Sebagai contoh limbah industri, pemerintah hanya menetapkan baku mutu limbah
industri ( yang juga masih terbatas ) . Industri berusaha memenuhinya dengan
instrumen utama yaitu IPAL. Kemudian pemerintah melakukan pengawasan dan
penegakan hukum. Dengan penedekatan reaktif, limbah bahan kimia berbahaya
industri terlanjur tercipta . Diperlukan kesadaran masyarakat pula untuk menjaga dan perilaku hidup bersih
dan sehat demi terwujudnya air bersih.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar