Artikel Kimia dan Pengetahuan Lingkungan Industri
Pradita Arifin
Nurcahyono/ 41614120042
Zat Kimia Berbahaya dalam Produk Krim Pemutih (Kosmetik)
Masyarakat Indonesia khususnya perempuan,
beranggapan cantik jika ia mempunyai kulit yang putih. Dengan kulit putih,
mereka akan merasa lebih terlihat percaya diri untuk tampil didepan umum. Beberapa dari perempuan Indonesia berusaha
untuk mencerahan kulitnya dengan berbagai cara. Salah satunya yaitu dengan
menggunakan produk pemutih. Produk yang beredar dimasyarakat tidak semuanya
dapat dikatakan aman untuk kesehatan kulit perempuan, kerusakan organ dan bisa
berujung pada kematian. Hal ini karena, terdapat beberapa bahan berbahaya dalam
produk pemutih tersebut. Sebagiamana Badan POM (BPOM) seringkali menemukan
beberapa bahan yang menggunakan zat kimia berbahaya seperti merkuri, hidrokinon, rodhamin B, dan asam
retinoat. Namun tidak semua perempuan memperhatikan kandungan bahan yang
ada didalam produk pemutih tersebut. Akan hal inilah tulisan ini dibuat, supaya
perempuan Indonesia mengetahui zat-zat kimia yang terkandung dalam krim
pemutih. Dengan demikian, maka para perempuan tidak salah dalam menggunakan
produk kecantikan.
Berikut ini merupakan zat kimia
berbahaya dalam produk pemutih kulit serta efek yang disebabkan:[1]
1. Hidrokinon (Hydroquinone). Zat kimia ini bekerja dengan menghambat produksi
melanin sehingga kulit terlihat lebih cerah. Penggunaan hidrokinon
(hydroquinone) tidak boleh lebih dari 2%, dan tidak boleh digunakan secara
terus menerus. Penggunaan hidrokinon (hydroquinone) jangka panjang dapat
mengakibatkan kelainan ginjal, kelainan fungsi hati, dan leukemia (kanker
darah). Penggunaan hidrokinon (hydroquinone) haruslah dengan pengawasan dokter.
2. Merkuri atau air raksa,
merkury adalah zat yang sangat beracun bersifat zat karsinogenik zat (bahan kimia) ini
termasuk logam berat yang beracun meskipun digunakan dalam jumlah kecil.
Merkuri bekerja dengan mengerutkan noda hitam pada kulit seolah-olah
menghilangkannya. Jika pemakaian dihentikan, noda hitam tersebut akan timbul
kembali bahkan lebih lebar.
Merkuri yang dioleskan pada kulit dapat meresap melalui aliran darah. Efek
jangka pendek penggunaan merkuri dalam kosmetika antara lain iritasi kulit,
mual dan muntah, serta diare, sedangkan efek jangka panjang penggunaan merkuri
dapat mengakibatkan kerusakan saraf otak, ginjal, kanker, alzheimer, parkinson
dan gangguan perkembangan janin. Nama merkuri yang biasanya tercantum dalam
produk pemutih adalah Hg, klorida
mercurous, merkuri amoniasi, klorida amida dari merkuri, air raksa, cinnabaris, hydrargyri oxydum rubrum (merkuri
oksida), dan merkuri iodide.
Ciri-ciri krim yang mengandung Mercuri:
a.
Umumnya pemutih wajah yang baunya agak keras
(biasanya agak sedikit bau logam/diberi parfum biar wangi tapi menyengat ) itu
patut dicurigai.
b.
Krim berwarna putih-kuning.
Putih untuk krim malam, kuning untuk krim pagi. Tidak semua tapi patut
dicurigai.
c.
Ciri spesifik Krim agak
mengkilat warnanya. Kalau kita buka tutupnya permukaan krimnya agak
berkilauan/hologram.
d.
Dapat membuat kulit wajah putih
dalam waktu singkat. Memang cukup
bervariasi antara 1- 4 minggu tergantung dari banyaknya kandungan mercury
didalam krim. (makin tinggi kandungan mercury makin cepat memberikan hasil
putih pada wajah). Bahkan hasilnya ada yang seperti wajahnya putih sekali
seperti (maaf) mayat, alias putih pucat.
e.
Umumnya menimbulkan rasa gatal yang amat sangat
di awal pemakaian, tergantung jenis kulit. Makanya ada yg menyertakan dg “krim
anti iritasi”
f.
Kulit lebih sensitif terhadap sinar matahari,
terasa panas bila terkena sinar matahari langsung.
g.
Kulit terasa perih
kemerahan, umumnya 1-2 hari diawal pemakaian (berbeda rasa perihnya ketika
memakai Peeling dari dokter).
3. Rhodamin B, bahan kimia ini
berfungsi memberi efek warna merah pada wajah. Rhodamin dapat mengiritasi
saluran pernafasan, menyebabkan kanker, dan kerusakan hati. Rhodamin sebenarnya
adalah pewarna tekstil yang kini digunakan dalam kosmetika.
4. Tretinoin atau Asam retinoat (retinoic acid), zat kimia ini termasuk obat keras yang menyebabkan
kulit kering, rasa terbakar, dan teratogenik (cacat janin) sehingga harus
dihindari. Asam retinoat biasanya terdapat pada produk pemutih dan anti
jerawat. Pada penggunaan topical asam retinoat
dalam kosmetik berbahaya, dapat menyebabkan iritasi kulit terutama
buat yang berkulit sensitif. Sedangkan pada penggunaan sistemik (misalnya
peroral) asam retinoat memiliki efek teratogenik, yaitu menyebabkan
abnormalitas perkembangan janin dalam kandungan. Serta dapat menyebabkan
berbagai bentuk malformasi/ kecacatan pada janin. Terkadang
pemakaian kosmetik berbahaya hasilnya tidak timbul jerawat sama
sekali, hal ini disebabkan lapisan kulit epidermis kita telah rusak, kulit
sudah tidak mengandung protein & melanin yang berfungsi untuk melindungi radiasi
paparan matahari juga sudah tidak berfungsi akibat kosmetik
berbahaya ini, sehingga jasad renik ataupun kuman tidak akan menyukai
kulit yang telah tercemar merkuri dari kosmetik berbahaya tersebut,
termasuk nyamuk sekalipun. Jerawat dalam keadaan normal adalah berfungsi
sebagai indikator tingkat kandungan protein di dalam kulit, hal ini juga untuk
mengontrol perawatan kulit wajah, bila anda lupa untuk melakukan kebersihan
wajah, umumnya jerawat akan timbul, pada paparan merkuri dan lainya pada kosmetik
berbahaya, hal ini tidak terjadi lagi, karena struktur protein kulitnya telah
berubah & menjadi rusak.
5.
Peroxide dan turunannya, selain hydroquinone dan mercury, ada juga benzoyl peroxide, hydrogen peroxide,
dan produk turunan yang mengandung peroxide.
Senyawa-senyawa tersebut adalah agen karsinogen yang bisa menyebabkan kanker
jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. [2]
(Gambar krim pemutih)
Berikut ini adalah ciri-ciri krim pemutih yang mengandung zat-zat kimia
berbahaya di atas:
§
Efek langsung bisa dirasakan dalam waktu dekat. Misalnya setelah tiga hari
pemakaian kulit tampak cerah dan jerawat menghilang total.
§
Timbul iritasi pada awal pemakaian seperti wajah merah, gatal-gatal,
pusing, mual, muntah, dan sebagainya.
§
Wajah terlihat merah dibawah sinar matahari
§
Wajah tampak berminyak yang tidak alami
§
Flek hitam meluas dan warna kulit kembali hitam saat pemakaian dihentikan
§
Gangguan pada saluran kemih
§
Kulit terasa panas saat terkena sengatan matahari
Pada beberpa artikel kecantikan, pembahasan mengenai kandungan zat kimia
ini menjadi topik hangat dalam tulisan mereka. Sebagiamana dalam artikel yang
terdapat dalam www.pharmacyfist.co.uk. Selain itu, supaya produk yang
akan dibeli lebih aman, berikut ini saya sampaikan beberapa tips aman utuk
memilih krim pemutih yaitu; :
§
Sebelum membeli produk pemutih dan aneka kosmetika lainnya, sebaiknya
perhatikan kandungan dan dosis bahan yang digunakan. Jika dalam produk pemutih
tersebut mengandung salah satu bahan dan zat kimia berbahaya, urungkan niat
untuk membelinya meskipun produk tersebut menarik dan menjanjikan hasil yang
memuaskan.
§
Usahakan menggunakan produk yang terdaftar di BPOM
§
Coba oleskan produk pemutih tersebut di bagian belakang telinga anda karena
jenis kulit pada sama dengan jenis kulit pada muka (wajah). Jika
menimbulkan iritasi berarti krim atau lotion pemutih tersebut tidak aman.
§
Perhatikan perubahan yang terjadi, apakah efek yang diinginkan terjadi
begitu cepat? Atau muncul tanda berbahaya seperti yang telah disebutkan di
atas? Hal ini untuk mengantisipasi penggunaan produk berbahaya dalam jangka
panjang karena sebagian produk tidak mencantumkan bahan berbahaya yang mereka
gunakan pada kemasan. Untuk itu, konsumen dituntut untuk benar-benar cerdas
dalam memilih.
§
Sebaiknya pilih produk pemutih yang mengandung bahan alami, misalnya
vitamin C.
Sebenarnya kulit coklat yang dimiliki
perempuan Asia lebih terlihat cantik dan sehat. Kulit coklat dapat menangkal
ultraviolet sehingga menurunkan kerusakan kulit akibat terpapar sinar matahari.
Hal ini seperti kacamata hitam yang kita gunakan saat siang hari dimana
penggunanya merasa lebih nyaman daripada yang tidak memakainya. Kebanyakan produk
pemutih membuat kulit ari mengelupas sehingga kulit kita akan mudah terbakar
sengatan matahari.
Beberapa kalimat diatas merupakan beberapa
bentuk tips yang dapat digunakan perempuan untuk memilih produk yang baik untuk
kecantikan, sehingga pada dasarnya peremuan dituntut untuk memperhatikan produk
krim pemutih yang mereka gunakan sebagaimana dalam artikel yang terdapat dalam http://forum.kompas.com/fashion-beauty/286407-kenali-kandungan-cream-pemutih-wajah-berbahaya.html.
Menurut saya artikel dalam kompas ini dapat dijadikan panduan bagi perempuan untuk berhati-hati
dalam memilih produk kecantikan.
Kesimpulan
Kulit kita memang memerlukan perawatan kesehatan.
Sebaiknya gunakan bahan alami untuk perawatan kulit agar terhindar dari efek
samping bahan dan zat kimia dari kosmetika berbahaya tersebut. Untuk menghindari bahayanya zat
kimia ini, lebih baik kita dapat beralih pada agar
terlihat cantik dan cerah, namun kita juga harus mempertimbangkan dampaknya
terhadap
penggunaan pemutih wajah
tradisional. Cara tradisional ini biasanya menggunakan bahan-bahan
alami dengan nutrisi tinggi yang memang di butuhkan wajah anda. anda bisa
menggunakan bengkuang untuk di jadikan masker. Dengan kandungan B1 dan C yang
berada di dalamnya, buah yang satu ini dapat menghilangkan noda hitam bekas
jerawat dan membuat wajah menjadi putih bersinar. Atau bisa juga menggunakan
kombinasi antara putih telur dengan jeruk nipis.
(Gambar bengkuang untuk di jadikan masker
sebagai pemutih wajah tradisional)
Penggunaan ini akan membuat kulit
anda kencang dan terbebas dari flex hitam karena jerawat. Dan yang paling mudah
dan sering di lakukan dengan menggunakan masker susu, dengan ini maka sel-sel
kulit mati pada wajah akan terangkat. Jadi hindari cream pemutih wajah yang
berbahaya dengan beralih menggunakan masker tradisional yang terbukti aman.[3]
Referensi:
http://www.cantikalamiku.com/mengetahui-kandungan-berbahaya-pada-cream-pemutih-wajah/
[1]
Diambil dari: http://informasitips.com/waspadai-bahan-dan-zat-kimia-berbahaya-dalam-produk-pemutih-kulit
(hari Minggu, 25 April 2015: 09.00 WIB)
[2]Diambil
dalam, http://www.ponds.co.id/SkinCareSecrets/Detail/Bahan-Kimia-yang-Harus-Dihindari-Saat-Membeli-Krim-Pemutih-Wajah--125.aspx
(Pada hari Minggu, 25 April 2015: 07 WIB)
[3] Diambil pada http://www.cantikalamiku.com/mengetahui-kandungan-berbahaya-pada-cream-pemutih-wajah/
(Pada hari Minggu 25 April 2015)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar